KPU Surabaya Terima Kunjungan Studi Komparatif Dari KPU Kota Makasar

oleh -9 views

Hupmas, SURABAYA – Jumat pagi (24/01/2020), KPU Surabaya terima Kunjungan Studi Komparatif terkait dengan penyelesaian sengketa hukum dan pengelolaan logistik Pemilu tahun 2019.

Perwakilan KPU Kota Makasar yang terdiri dari Ketua, M. Farid Wajdi, Anggota KPU Divisi Hukum dan Pengawasan, Abd. Rahman, Kasubbag Hukum, Marini Abdullah, dan staf Fatmawati diterima langsung oleh Ketua KPU Surabaya, Nur Syamsi bersama Anggota KPU Surabaya Muh. Kholid Asyasulloh, Subairi, Naafilah Astri Swarist, dan Soeprayitno serta Sekretaris KPU Surabaya, Sunarno Aristono dan Kasubbag KPU Surabaya.

Farid Wajdi, Ketua KPU Kota Makasar menyampaikan bahwa kunjungannya adalah untuk studi komparatif dengan KPU Surabaya terkait dengan penyelesaian sengketa hukum dan pengelolaan logistik Pemilu 2019.

“Terima kasih KPU Surabaya sudah bersedia menerima kunjungan kami. Kedatangab kami untuk belajar dalam menghadapi sengketa hukum dan penyelesaiannya serta bagaimana KPU Surabaya dalam pengelolaan logistik dengan wilayah yang besar,” ungkap M. Farid Wajdi.

Nur Syamsi, Ketua KPU Surabaya menyampaikan bahwa dalam menghadapi sengketa adalah mengikuti seluruh arahan dan juga menjalin koordinasi baik dengan KPU Provinsi dan KPU RI, dan juga Bawaslu Kota Surabaya.

“Dalam menghadapi proses sengketa, tentu kita menjalin komunikasi dan giat melakukan koordinasi. Apalagi ketika Pemilu kemarin, kita menerima rekomendasi dari Bawaslu Surabaya untuk dilakukan Penghitungan Surat Suara Ulang di semua Kecamatan. Tentu kita aktif menjalin komunikasi dan juga meminta klarifikasi terhadap rekomendasi tersebut,” jelas Nur Syamsi.

Lebih lanjut, Nur Syamsi juga mengatakan bahwa persoalan terkait dengan logistik hampir sama dengan KPU lainnya, mulai dari kekurangan surat suara, formulir, plano serta kebutuhan lainnya. Namun KPU Surabaya berusaha untuk meminimalisir hal tersebut dengan segera mengupdate laporan kekurangan dan didistribusikan sesuai dengan jadwal. Tentu KPU Surabaya diuntungkan dengan kondisi geografis yang mudah dijangkau meskipun terdiri dari 31 Kecamatan.

Acara yang berlangsung singkat tersebut juga turut dibahas penyusunan naskah Perjanjian Hibah Daerah antara KPU dan Pemerintah Kota Surabaya, pencalonan perseorangan baik di KPU Surabaya maupun KPU Kota Makasar. (guh/esar)

Sumber : KPU Surabaya

No More Posts Available.

No more pages to load.