Terkait Video Pemalakan Sopir Truk di Lingkar Timur Yang Viral di FB, Ini Penjelasan Kapolresta Sidoarjo

oleh -10 views

Kedua pelaku terduga pemalakan sopir saat menjalani pemeriksaan polisi

(SIDOARJOterkini) – Video pemalakan terhadap sopir truk di kawasan Lingkar Timur yang sempat viral di akun facebook Romansa sopir truck beberapa waktu lalu langsung ditindaklanjuti oleh Polresta Sidoarjo.

Polisi langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan dua orang dalam rekaman video yang diduga melakukan pemalakan terhadap sopir truk.

Kedua orang tersebut bernama Adi Sucipto dan Zulkifli yang merupakan petugas Security di wilayah Wadung Asri, Buduran, Sidoarjo.

Zulkifli dihadapan Polisi menyatakan, Saat itu pelaku dan rekannya berpapasan dengan kendaraan truk wing box di Barat Perempatan, Desa Prasung, Buduran.

“Saat itu hari Senin 20 Januari 2020 sekitar pukul 16.00 WIB dan kondisi jalan sedang macet,”ungkapnya

Saat itulah lanjut Zulkifli, dirinya menegur sopir truk agar tidak lewat jalan itu karena kendaraan truk tidak boleh melintas pada jam 16.00 WIB sebab akan menambah kemacetan. Tapi sang sopir tidak terima dengan tegurannya itu. Melihat sopir tidak terima, dirinya berusaha mengejarnya dan naik pintu truk.

“Benar pak, saya tidak minta uang atau apapun kepada sopir truk itu,”ucapnya kepada petugas.

Terkait peristiwa ini, polisi juga akan mengembangkan. Termasuk meminta klarifikasi dari sopir truk yg sampai saat ini belum diketahui identitasnya. Dan saksi lain yang mengetahui kejadian tersebut, sehingga kejadian tersebut akan lebih jelas.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Zain Dwi Nugroho mengatakan, saat ini telah menurunkan personelnya untuk tingkatkan kegiatan patroli di kawasan Lingkar Timur Sidoarjo.

“Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang lagi dan masyarakat merasa aman dan nyaman,”tegas Zain.

Selain itu, lulusan Akpol 1997 ini menghimbau kepada masyarakat agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial.

“Begitu pula kepada para sopir truk, apabila ada kejadian pemalakan agar melaporkan ke Polresta Sidoarjo. Jangan direkam lalu di sebarkan ke media sosial agar tidak membuat resah masyarakat,” pesannya. (cles)

No More Posts Available.

No more pages to load.