Sosialisasi Penegakan Perda dan Penegakan Peraturan Bupati Trenggalek

oleh -200 views

Polres Trenggalek – Pemerintah Kecamatan Suruh Kabupaten Trenggalek pada sore ini melaksanakan sosialisasi penegakan Perda dan Penegakan peraturan Bupati Trenggalek dalam rangka Implementasi Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 15 tahun 2021 tentang PPKM Darurat kepada para Kepala Desa dan perwakilan para tokoh agama serta tokoh masyarakat bertempat di Destinasi Wisata Tebing Lingga (WTL) Desa Nglebo Kecamatan Suruh. Jumat (16/07)

Kasatpol PP Drs Stefanus Triadi Atmodjo, M.Si memaparkan poin-poin dari Inmendagri salah satunya juga terkait bisnis kuliner yang tidak diperkenankan melayani makan di tempat melainkan melalui pesan antar atau take away untuk menghindari kerumunan.

“Mereka semua memahami mengenai keputusan ini, dan juga tentang lampu PJU yang kita matikan, semua untuk menekan tingginya kasus Covid-19,” kata Kasatpol PP

Lebih lanjut, dimatikannya lampu PJU untuk mengurangi mobilitas warga, dan kepentingan warga agar diselesaikan sebelum pukul 20:00 Wib dan di atas jam 20:00 Wib jangan kemana-mana, silakan berdiam diri di rumah masing-masing bersama keluarga

Dalam kesempatan itu Camat Suruh yang diwakili oleh Sekcam Suruh Dwi Ratna Widyawati AP MM dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa dengan adanya situasi dan kondisi seperti saat ini yang menjadi perhatian yaitu angka covid-19 yang terus naik pesat maka dari dibutuhkan peran serta para stage holder untuk melakukan langkah langkah nyata dalam rangka penanggulangan yang juga harus didukung dan seluruh elemen masyarakat

“Terkait dengan hal tersebut PPKM Darurat menjadi langkah dari pemerintah saat ini dan untuk itu maka kita sebagai salah satu stage holder tingkat desa harus gencar mensosialisasikan tentang PPKM Darurat ini kepada seluruh lapisan masyarakat,” kata Dwi Ratna Widyawati

“Mari kita bersama sama memberikan pengertian kepada masyarakat bahwasannya PPKM Darurat ini hanya bersifat sementara saja sampai situasi kondusif dalam artian penyebaran Covid 19 dapat dikendalikan dan mari kita bekerja sama agar wabah pandemi Covid – 19 ini cepat teratasi,” terangnya

Sementara itu Kapolsek Suruh Polres Trenggalek AKP Mujiata, S.H dalam kesempatan itu menjelaskan secara detail aturan yg dibuat oleh Menteri Dalam Negeri tentang PPKM Darurat yang diberlakukan di Jawa-Bali mulai dari tanggal 3 sampai dengan 20 Juli 2021.

“Kami sampaikan juga bahwa Polsek Suruh Polres Trenggalek sejak diberlakukannya PPKM Darurat ini telah memberikan himbauan tentang PPKM Darurat kepada seluruh masyarakat dan juga menempelkan brosur atau pamplet terkait PPKM Darurat dan juga Edaran dari Bupati Trenggalek di tempat tempat sektor ekonomi agar masyarakat sebagai pelaku usaha mengerti dan paham jam tutup sektor ekonomi. Sehingga jika melakukan pelanggaran dapat dikenakan sanksi yang berlaku,” ujar Kapolsek Suruh AKP Mujiata.

“Kami sampaikan pula bahwa untuk kegiatan hajatan seperti yang telah diatur dalam Surat Edaran Bupati Trenggalek yaitu hajatan apapun bentuknya dilarang ada hiburan, makanan harus dbungkus dibawa pulang dan tidak boleh berlama-lama di tempat tersebut serta jumlah pesertanyapun harus dibatasi dan juga menerapkan protokoler kesehatan secara ketat,” tambah Kapolsek Suruh

“Mari kita bersama sama mematuhi semua aturan dan terus laksanakan protokol kesehatan secara ketat demi untuk mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 yang hingga kini penyebarannya masih terus meningkat dan mari kita selalu panjatkan doa memohon kepada Allah SWT agar pandemi ini segera berakhir,” pungkas Kapolsek Suruh

No More Posts Available.

No more pages to load.