Gapura Edisi Oktober 2021

oleh -31 views


Pembaca Gapura yang Terhormat

BMKG memprediksi intensitas hujan mulai turun pada awal November 2021. Namun demikian, hujan sempat turun sebelum musimnya. Di mana pada Agustus, September dan awal Oktober sempat turun hujan. Hal yang wajar, menurut BMKG. Hujan tidak selalu turun di musim penghujan. Bahkan di musim kemarau hujan masih bisa turun. Memang intensitasnya tidak sederas pada musim penghujan.

Dalam edisi kali ini, Majalah Gapura menyuguhkan berbagai kesiapan yang dilakukan Pemkot Surabaya. Beberapa langkah yang sudah dilakukan meliputi pelebaran dan pendalaman saluran air, optimalisasi rumah pompa, pengerahan alat berat, hingga menambah dua bozem.

Pemkot Surabaya juga memiliki harapan memulihkan ekonomi yang sempat babak belur dihantam pandemi Covid-19. Menurut catatan Badan Pusat Statistik Surabaya, daya beli masyarakat terjun bebas. Inflasi jauh dari harapan. Begitu juga dengan kegiatan seni dan budaya mandek. Tak ketinggalan penyelenggaran event mati suri.

Predikat PPKM Level 1 yang didapat Kota Surabaya memberi harapan besar. Pemkot Surabaya sebelumnya sudah memberi kelonggaran untuk menggerakkan kegiatan perekonomian yang meliputi jam operasional restoran, kafe, rumah makan, warung kopi, bioskop dan pusat perbelanjaan. Tetapi tetap wajib mematuhi protokol kesehatan ketat.

Sebelum meraih predikat PPKM Level 1, Pemkot Surabaya lebih dulu merancang program Surabaya Medical Tourism. Yakni program wisata medis dengan menggandeng beberapa asosiasi seperti rumah sakit, perhotelan, dan agen perjalanan wisata. Tujuannya jelas. Yakni menggerakkan pariwisata melalui wisata medis.

Majalah Gapura juga menginformasikan gagasan Pemkot Surabaya yang cukup penting. Yakni fokus memerangi kekerasan anak usia dini. Tim Penggerak PKK Kota Surabaya bersama Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak berupaya melindungi dan menjauhkan anak-anak dari perundungan.

Masih di bidang kesehatan, Tim Penggerak PKK dan Dinas Kesehatan berupaya mencegah stunting. Yakni dengan menyiapkan program ceting atau cegah stunting kepada calon pengantin.

Di bidang olahraga, Majalah Gapura juga menyajikan upaya Pemkot Surabaya mempertahankan sebagai kota gudang atlet. Diawali dengan mendirikan pendidikan dan latihan sepak bola yang sudah terlaksana. Selanjutnya Dinas Kepemudaan dan Olahraga berencana menambah diklat dari cabang olahraga lain. Hal yang tidak bisa disepelekan adalah peran warga Surabaya. Terdapat dua sosok penting yang bergerak di bidang berbeda.

Yaning Mustikaningrum menyulap kampung kumuh Simomulyo Baru menjadi Kawasan urban farming. Satu lagi adalah Diah Arfianti startup di bidang kuliner. Warga Ketandan Kecamatan Genteng itu mengubah mindset kue lebaran menjadi hidangan harian.

Kami persembahkan Majalah Gapura edisi Oktober 2021!

Sumber : Pemkot Surabaya

No More Posts Available.

No more pages to load.