Asal-usul Suku Madura, simak yuk!

oleh -27 Dilihat
Asal usul Suku Madura yang kini banyak mendiami beberapa daerah di Jawa Timur. Foto: net

SURABAYATERKINI.COM: Mengupas asal usul Suku Madura ternyata cukup menarik.

Dikutip dari buku Mengenal Suku-suku di Indonesia oleh Wahyudi Wijayanto, suku Madura tinggal di Pulau Madura dan pulau-pulau sekitarnya.

Bahkan, populasi terbanyak yang ditempati Suku Madura adalah Situbondo dan Bondowoso. Lantas, bagaimana muasal suku ini?

Datangnya masyarakat di Pulau Madura bermula dari bangsa neolitik. Yaitu, zaman batu baru dimana penduduknya sudah mampu bercocok tanam. Mereka berasal dari utara dan singgah di Pulau Madura sekitar 2000 tahun sebelum Masehi.

Kedatangan pendatang baru tersebut merupakan dampak dari berkembang pesatnya kerajaan Cina. Perkembangan itu mengharuskan mereka memperluas kekuasaan ke arah selatan.

Pada akhirnya, perpindahan tersebut melahirkan bangsa Proto Melayu yang bermukim di Siam, Indochina, dan Burma. Sebagian mereka pergi ke arah selatan sampai mencapai pulau di Nusantara, termasuk Pulau Madura.

Mereka menetap dan menjadi nenek moyang dari Suku Madura. Leluhur Madura biasanya mempunyai tengkorak dengan celah mata lebar mendatar dan tulang pipi menonjol.

Menurut berbagai penelitian sejarah, belum dapat dipastikan apakah sampainya pendatang baru itu di Pulau Madura dapat dijumpai oleh penduduk asli Nusantara.

Pendatang baru yang berkebudayaan neolitik tersebut ditunjukkan dari berbagai peninggalan yang ditemukan di Madura. Mereka mempunyai kemampuan dalam mengasah batu menjadi kapak persegi atau beliung.

Setelah menetap ratusan tahun di Madura, mereka beranak-pinak serta terpencar ke semua penjuru pulau, bahkan di pulau-pulau kecil di sekitarnya.

Mereka bermukim di dalam berbagai kelompok yang ditentukan oleh daya dukung ekologi dan kesuburan tanah. Beberapa kelompok tersebut berjumlah ratusan orang sehingga membentuk berbagai satuan tersendiri namun masih terikat dalam bahasa yang sama.
Orang Madura menjadi perantara dalam perdagangan karena terbatasnya sumber daya alam.

Hal tersebut juga menyebabkan berbagai kerajaan yang berdiri di Madura tidak dapat sejajar dengan kerajaan Jawa. (Red/**)

Visited 3 times, 1 visit(s) today

No More Posts Available.

No more pages to load.