Waduh, 70 jamaah haji asal Surabaya gagal berangkat

oleh -101 Dilihat
Sekitar 70 jamaah haji embarkasi Surabaya gagal berangkat ke Mekkah. Foto: ilustrasi

SURABAYATERKINI.COM: Sedikitnya 70 jemaah haji dari Embarkasi Surabaya gagal berangkat ke Tanah Suci Makkah.

Abdul Haris Sekretaris Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Surabaya menyebut, mereka yang batal berangkat di antaranya karena sakit, mengundurkan diri, hamil, hingga meninggal.

“Ditemukan ada jemaah yang batal berangkat. Ada 70 orang yang batal berangkat karena ada yang wafat, sakit, larangan karena hamil maupun mengundurkan diri karena ada halangan,” kata Haris.

Jumlah itu per Jumat (10/5/2024), kemungkinan masih akan bertambah, jika melihat pengalaman tahun lalu.

“Laporan dari petugas waktu itu, ada jemaah yang sakit dan dirawat di RSU Haji Surabaya saat tiba di Asrama Haji. Ada yang diketahui hamil saat diperiksa petugas kesehatan di Poliklinik Embarkasi Surabaya. Ada juga yang demensia atau lupa ingatan, kebanyakan jemaah lansia,” jelasnya.

Sampai saat ini, PPIH masih memproses data untuk jemaah haji yang melakukan pembatalan keberangkatan. Termasuk mengajukan pergantian, untuk mengisi kekosongan kursi jemaah haji yang batal berangkat.

Terkait visa, Haris memastikan semua jemaah haji sudah mendapatkan dan bisa berangkat ke tanah suci. “Visa haji di Embarkasi Surabaya sebenarnya sudah rampung semua, tetapi ketika visanya sudah selesai,” pungkasnya.

Sementara, Nanik Sukristina Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya menyebut, untuk Surabaya ada empat jemaah haji yang dipastikan batal berangkat karena masalah kesehatan.

“Ada, jumlah jemaah haji Kota Surabaya Tahun 2024 berdasarkan aplikasi Siskohatkes per tanggal empat Mei 2024 sesuai kategori tidak Memenuhi syarat istitaah kesehatan haji empat orang. (Sedangkan) yang tidak memenuhi sementara (lima orang),” tambahnya.

Sebelumnya Saiful Mujab Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Ditjen PHU Kementerian Agama di Surabaya menyampaikan, pada penyelenggaraan ibadah haji 1445 H/2024 M, Indonesia akan memberangkatkan 241.000 jemaah. Mereka terbagi dalam 554 kelompok terbang (kloter). Sebanyak 294 kloter terbang dengan Garuda Indonesia, 260 kloter dengan Saudia Airlines. (Wan)

Visited 5 times, 1 visit(s) today

No More Posts Available.

No more pages to load.