
SURABAYATERKINI.COM: Sudah dua pekan ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkab Jember tak terima gaji. Molornya gaji ASN disebut-sebut lantaran adanya efisiensi. Sebelumnya gaji sudah diterima per tanggal 1 pada awal bulan.
Keterlambatan gaji ASN itu juga dibenarkan Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Jember, Ismu Adi Susetyo.
“Terkait dengan pergeseran dan adanya efisiensi,” ujarnya kepada awak media.
Kini, kata dia, BPKAD Jember terus mengerjakan berkas administrasi sebagai syarat pencairan gaji. “Sebagian besar sudah,” ujar dia lagi.
Sementara, Wakil Bupati Djoko Susanto mengaku dapat banyak keluhan terkait molornya gaji para para ASN ini.
“Pada kondisi normal seharusnya gaji dibayarkan pada tanggal 1. Ini sudah tanggal 11, saya banyak dicurhati teman-teman, Pak, masa pegawai belum gajian sampai tanggal 11,” terangnya.
Bahkan, Djoko mengecek langsung ke BPKAD Jember atas keterlambatan gaji ini. “Saya tanya apa permasalahannya. Ternyata hari ini sudah proses. Insyaallah besok teman-teman pada saat liburan sudah punya duit,” ungkapnya.
“Intinya ke depan, saya berharap untuk urusan gaji dan urusan hak pegawai yang jadi kebutuhan pegawai, tidak terjadi lagi seperti ini. Kalau molor sehari dua hari, okelah. Tapi kalau tanggal 11 kan ya wis gak bener. Ini jadi keprihatinan saya sebagai pemimpin di sini,” tambahnya. (redaksi)





