Gubernur Khofifah Optimis Wisata Petik Jeruk 55 Jadi Ikon Baru Wisata di Kota Batu

oleh -149 Dilihat

Batu, Memorandum.co.id –  Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkesempatan mengunjungi dan menikmati Wisata Petik Jeruk 55, di Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Gubernur Khofifah optimis bahwa wisata edukasi kebun jeruk 55 ini bisa menjadi daya Tarik baru selain wisata petik apel yang sudah menjadi ciri khas Kota Batu.

Kebun jeruk yang berdiri diatas lahan 2 hektar ini mampu menghasilkan kurang lebih 10 ton dalam masa panen 10 bulan. Artinya, setiap bulan bisa menghasilkan produksi satu ton Jeruk Keprok.
Dalam kesempatan ini, Gubernur Khofifah memuji inovasi dari masyarakat dan petani Batu yang bisa memanfaatkan lahan Petik Jeruk ketika lahan di area Petik Apel mengalami penurunan produksi.

Menurunnya produksi Petik Apel ini akhirnya membuat pelaku wisata memutar otak untuk menarik kunjungan wisatawan. Hingga akhirnya menemukan satu potensi yang selama ini belum tergarap secara maksimal.

“Suhu Kota Batu yang sejuk sangat nikmat sambil minum buah jeruk segar dan manis ini, juga bisa dibeli dengan cara dibungkus dan bisa langsung diperas dalam kemasan gelas,” katannya.

Gubernur Khofifah akan mendorong petani Jeruk untuk terus mengembangkan usaha dan budidaya yang ada. “Allhamdulillah permintaan buah-buahan segar terus melonjak. Salah satunya jeruk keprok yang banyak diincar masyarakat dan bisa memenuhi asupan vitamin dalam menjaga daya tahan tubuh,” ujarnya.

Pj Wali Kota Batu Aries Agung Paewai mengatakan wisata petik jeruk didasari karena turunnya produktivitas Apel.

Melihat pasar jeruk yang menjanjikan, Aries melihat para petani ini akhirnya beralih memanfaatkan lahan Apel untuk di tanam Jeruk Punten dikarenakan pangsa pasar yang menjanjikan untuk Jeruk.

“Allhamdulillah, pemerintah mengintervensi dengan memberikan stimulus, support bantuan kepada petani jeruk agar harganya kompetitif dengan pasar jeruk dari daerah lain. Kita akan terus dorong pemanfaatan lahan bisa digunakan untuk komoditi Jeruk,” katanya. (nik/ari/gus)

Visited 1 times, 1 visit(s) today

No More Posts Available.

No more pages to load.